Sunday, April 2, 2017

Persiapan Menjelang Ramadhan

┏🍂🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
_Serial Ibadah_
┗━━━━━━━━━━━━●●🍂🍃┛

○○❁💦📚💦❁○○

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم


::: *5 Persiapan Hadapi Ramadhan* :::



Ramadhan sudah di depan mata. Salah besar jika kita menganggap persiapan menghadapi Ramadhan hanya seputar tiket mudik lebaran, bisnis kue, anggaran THR, dan remeh-temeh lainnya.


Justru ada 5 persiapan penting yang semestinya sudah kita lakukan sejak saat ini, agar Ramadhan nanti kita memanen pahala kebaikan, bukannya malah baru menanam benih kebaikannya:


1. Membayar lunas hutang puasa Ramadhan sebelumnya

Apakah kita banyak meninggalkan utang puasa di bulan Ramadhan tahun lalu? Entah karena sakit, berhalangan, hamil, atau menempuh perjalanan panjang. Sudahkah kita lunasi utang puasa tersebut?


2. Meminta maaf pada orang-orang yang pernah kita zalimi

Jangan minta maaf menjelang lebaran, justru sebelum Ramadhan kita perlu meminta keridhaan orangtua, sahabat, teman dekat, bahkan semua orang yang mungkin pernah kita zalimi. Jangan lupa meminta ampunan Allah dengan bertaubat. Biarkan diri kita memasuki Ramadhan dengan hati bersih karena sudah suci dari kesalahan masa silam.


3. Memperbanyak puasa sunah di bulan Sya'ban

Sebulan sebelum Ramadhan, yakni memasuki bulan Sya'ban, perbanyaklah berpuasa sunah sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melakukannya dan menganjurkannya.


“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i).


4. Berdoa dengan sungguh-sungguh agar disampaikan pada bulan Ramadhan

Ma’la Bin Fadhal berkata: “Dulu Sahabat Rasulullah berdoa kepada Allah sejak enam bulan sebelum masuk Ramadhan agar Allah sampaikan umur mereka ke bulan yang penuh berkah itu. Kemudian selama enam bulan sejak Ramadhan berlalu, mereka berdoa agar Allah terima semua amal ibadah mereka di bulan itu.



Di antara doa mereka ialah : Ya Allah, sampaikan aku ke Ramadhan dalam keadaan selamat. Yaa Allah, selamatkan aku saat Ramadhan dan selamatkan amal ibadahku di dalamnya sehingga menjadi amal yang diterima.” (HR. at Thabrani: 2/1226).


5. Memperbanyak tilawah qur'an dan memahami maknanya

Bulan Ramadhan menjadi mulia dibanding bulan lainnya dikarenakan Al Qur'an diturunkan pada bulan tersebut, bahkan ada satu malam yang kadar kemuliaannya melebihi seribu bulan. Maka, agar mendapatkan keberkahan di kala memasuki Ramadhan, dari sekarang mulailah memperbanyak tilawah qur'an dan memahami maknanya agar tidak sekadar sampai di tenggorokan saja.


Demikian 5 persiapan yang perlu kita tingkatkan menjelang Ramadhan ini, semoga Allah memberkahi kita di bulan Rajab dan Sya'ban dan menyampaikan kita hingga Ramadhan tahun ini.


Aamiin yaa Rabb.


➖➖➖➖➖➖

Allahu A'lam

سبحا نك اللهم وبحهدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك

○○❁💦📚💦❁○○

📗 Maraji' : ummi online

📝 *Ust. Miftahuddin*

Sunday, March 5, 2017

Kisah Penjual Roti & Imam Ahmad



Imam Ahmad bin Hanbal ra (murid Imam Syafi'i) dikenal juga sebagai Imam Hanbali. dimasa akhir hidup beliau bercerita, "satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak,".

Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada hajat. Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita "saat tiba disana waktu Isya', saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat". Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya "kenapa syaikh, mau ngapain disini?". (kata "syaikh" bisa dipakai untuk 3 panggilan, bisa untuk orang tua, orang kaya ataupun orang yang berilmu. Panggilan Syaikh dikisah ini panggilan sebagai orang tua, karena imam Ahmad kelihatan  sebagai orang tua).

Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad. Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya. Di Irak, semua orang kenal siapa imam Ahmad, seorang ulama besar dan ahli hadis, sejuta hadis dihafalnya, sangat shalih dan zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tahu wajahnya, cuma namanya sudah terkenal. Kata imam Ahmad "saya ingin istirahat, saya musafir". Kata marbot, "tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid. Imam Ahmad melanjutkan bercerita "saya didorong-dorong oleh orang itu disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, maka dikuncilah pintu masjid.

Lalu saya ingin tidur di teras masjid." Ketika sudah berbaring di teras masjid marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. "Mau ngapain lagi syaikh?" Kata marbot. "Mau tidur, saya musafir" kata imam Ahmad. Lalu marbot berkata, "di dalam masjid tidak boleh, di teras masjid juga tidak  boleh". Imam Ahmad diusir. Imam Ahmad bercerita " saya didorong-dorong sampai jalanan". Di samping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi. Saat imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh "mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil".

Kata imam Ahmad "baik". Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti (dengan tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai musafir). Penjual roti ini punya perilaku tersendiri, kalau imam Ahmad ngajak ngomong, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar, Astaghfirullah. Saat meletakkan garam astaghfirullah, memecahkan telur astaghfirullah, mencampur gandum astaghfirullah. Selalu mengucap istighfar.

Imam Ahmad memperhatikan terus. Lalu imam Ahmad bertanya "sudah berapa lama kamu lakukan ini?". Orang itu menjawab "sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan". Imam Ahmad bertanya : "apa hasil dari perbuatanmu ini?", orang itu menjawab "(lantaran wasilah istighfar) tidak ada hajat yang saya minta , kecuali pasti dikabulkan Allah. semua yang saya minta ya Allah...., langsung diterima". (memang Nabi saw pernah bersabda :"siapa yang menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangkanya). Lalu orang itu melanjutkan "semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kabulkan".

Imam Ahmad penasaran kemudian bertanya "apa itu?". Kata orang itu "saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad". seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, "Allahuakbar, Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan karena istighfarmu"..(penjual roti terperanjat, memuji Allah, ternyata yang di depannya adalah Imam Ahmad).

Sumber : http://www.umdah.co/2016/05/kisah-imam-ahmad-dan-istighfar-penjual.html?m=0

Saturday, March 4, 2017

Kembali Lagi

Terakhir update blog 2014 ~_~.

Mulai hari ini kita mulai lagi ya hehe. Dlu tulisan isinya baperan terus. Klo skrg lbh fleksibel lah ya. ^^.


Smga bisa lebih manfaat isinya. Bisa belajar bnyak dari yg dlu dlu pernah nyindir orang dr blog (astagfirullah - mhn dimaafin ya sholihah2 ku)..

Next bakal lbh sering cerita ttg optimasi online marketing, ya minimal bisa ngasi manfaat buat mamak mamak yg gelutannya lewat bisnis online hehe. Dari seorang calon mamak mamak yg lg belajar juga. Hahaha :D