Thursday, April 12, 2012

karena sabar tiada batas

bismillahirrahmanirrahim

"idih gw tuh kesel banget ya sama dia, ngeselin tau!!!". mungkin saya, atau temen" lainnya juga pernah ngerasain perasaan ini.
lumrah kalau katanya saya, hhe. karena manusia tempatnya salah. tapi seberapa sering kata maaf yang akan kita ucapkan ke saudara-saudara kita?
terus kapan belajar jadi baiknya?

yo yo, kita flash back tentang kejadian-kejadian yang pernah terjadi di kehidupan kita. weits, tapi tunggu dulu ni, saya tulis kaya gini, juga jadi pembelajaran buat saya ya. (:D).

x: kamu lagi bad mood ya? :)
y: hehh. (dengan nada rendah)
x: ada yang bisa x bantu gak y? mungkin x bisa bantu.
y: hehh, diem ya. gw tu lagi kesel. lo gak usah ikut campur urusan gw!!!

yah, ini sedikit contoh, dan masih banyak contoh" lainnya yang saudaranya "terciprat" amarahnya. maka, seperti pepatah "seluas apakah hati kita?"

jleb. ini sebenarnya teguran buat saya juga yang terkadang bahkan sering belum bisa menempatkan "the right man on the right place".
teruntuk saudara-saudara saya yang mungkin pernah tersakiti hatinya, saya minta maaf ya.
semoga ini bisa jadi pelajaran buat kita semua untuk bisa menempatkan diri, menjaga kesabarannya, dan tidak mencipratkan kekesalan kita kepada orang-orang di sekitar kita.  dan sesungguhnya batas kesabaran adalah kematian.
walahu'alam bishawab.

2 comments:

  1. kesabaran itu bagai menuai bibit tanaman di padang pasir, susah tumbuh jika tidak dirawat dan diberi air
    susaaaaaah sekali :)
    tapi yakin, pasti bisa tumbuh jika disekitarnya ada telaga air yang disebut ikhlas

    ReplyDelete
  2. :) ia mb winta :)
    dasarnya sabar & ikhlas itu menggambarkan imannya kita.

    harus di charge.

    ReplyDelete

yuk comment