Tuesday, August 28, 2012

Di gilir oleh Allah

kita kembali berbicara dengan yang namanya militansi, tsaqofah, dan lain-lain.
kalau semua militansi, tsqofahnya OK.
terus saling mengingatkannya kepan? memang sudah sunnatullah, dimanapun wadahnya, pasti ada aja yang ogah-ogahan buat ini. yang ora gelem ngelakokne iku, atau sing enjeh2 ae. disinilah tantangannya... 
bukan berarti sedikit pemaparan di atas, "yaahh itu mah alasan aja..."
biar dikt-dikit" itu kan sunnatullah."
bukan seperti itu ikhwah. :)

memang, itu sunnatullah, tapi bagaimana kita menyikapi sunnatullah tadi?
diri antum yang sekiranya, "sudah cukup OK militannya, tsaqofahnya" bagaimana caranya bisa di transefer ke ikhwah yang lain.
yang tadinya simpatisan, sekarang jadi penggerak
yang tadinya kurang OK sekarang tambah OK
yang tadinya tidak tau sekarang jadi tau
yang tadinya sudah mengerti sekarang FAHAM.

banyak cara akh, ukh.
di balik gelapnya malam, ada matahari yang mucul di pagi hari untuk memancarkan sinarnya.
sama seperti segala kendala yang ada di dakwah ini.
"janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapatkan lupa yang serupa. dan masa (kejadian dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapatkan pelajaran)." (Ali Imran: 139-140)
"dipergilirkan"
sama saja halnya seperti masalah yang kita hadapi, baik itu dalam amanah yang diamanahkan kepada kita, Allah pergilirkan, suka dan duka, agar kita mendapatkan pelajaran yang diambil menjadi hikmah kehidupan.

semangat berkontribusi di barisan yang kokoh.
semangat berjuang, sekecil apapun itu
karena dari yang kecil pun akan menjadikan sesuatu yang besar

Allah sedang mentarbiyah kita.
Allahu akbar!


No comments:

Post a Comment

yuk comment