Saturday, February 16, 2013

karena aku bukan imma'ah

"bukan aku ikut-ikutan tanpa sebab, tapi inilah yang aku alami. bukan sekedar benak, tapi jasadiyah ini juga turut merasakannya.. karena aku bukan kader imma'ah"

ikut sana ikut sini tanpa memahami esensi dari apa yang dilakukan orang lain bahkan terlebih diri ini. bagiku, melakukan tanpa mengetahui maksud dan tujuan adalah sesuatu yang kurang berguna/bermanfaat..

mengapa pergerakan ini selain didasarkan pada salimul akidahnya, lantas juga paham dan paham? ...
ya tepat sekali, mutsafaqul fikr (pengetahuan/tsaqofah) yang menancap akan mempengaruhi sesuatu hal terlebih untuk peradaban ini.

kenapa salah satu pesan dari imam syahid Hasn Al-Banna,
"maka seni di lawan dengan seni, politik dilawan dengan politik, teknologi di lawan dengan teknologi, dan hal lainnya..."

itulah islam yang syumul...
bukan hanya pada mesjid, madrasah, pesantren..
tetapi juga pada bank, kebudayaan, teknologi, politik dan lainnya...

oleh sebab itu mengasah pikiran,"kenapa ya aku harus ada di masyarakat?"
itulah pertanyaan yang bisa memacu pikiran kita untuk terus bergerak...
ya karena islam ini harus tersebar dengan nilai-nilainya, yaitu bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah

berbicara pandangan miring akan sebuah wajihah ataupun apapun itu..
toh yang berada di lapangan dengan niatan bermanfaat bagi bangsa, negara, terlebih untuk agama, dengan tujuan bermanfaat bagi orang lain (nafi'un lighairihi), ini adalah kita sebagai pemain inti...

maka berbicara pemain inti maka yang perlu dipersiapkan adalah pemain cadangan..
mempersiapkan kader yang akan dipersiapkan untuk masuk ke inti dengan tujuan yang sama yaitu mencetak GOL.

itulah bukti menanamkan pikiran yang murni (fikrah) adalah penting.. bukan imma'ah apalagi taklid...
sungguh Allahlah Maha Segalanya bagi kita


#Ahmad Heryawan Deddy Mizwar No.4
#Allahu akbar!

Karena Aku bukan kader imaa'ah

No comments:

Post a Comment

yuk comment