Sunday, March 31, 2013

~ ibu ~

mutiara tiada tara
putih berharga
tiada terkira
indah di mata
berharga di jiwa
surga di telapak kakinya

Ia menghadiahkanku seorang yang berharga
ibu ibu ibu

wanita berjasa yang selama ini mungkin saja kita belum sepenuh hati untuk mencintainya, baik dengan hati, lisan, ataupun prilaku kita. sungguh mengenaskan membayangkannya.
tak mudah untuk menuliskan tentangnya
sepotong hati yang kecil yang terus bersua
menyayangimu karena Allah ummi.

teringat prilaku kasar yang pernah diperbuat, dan itu sangat merobek hatinya...
menangis melihat anaknya... dan yang tiada terduga, ia berdiam untuk mendoakan putra-putrinya,
"Ya Allah, maafkan hamba karena belum mampu mendidik putra-putri hamba menjadi sholih dan sholiha, perkenankan hamba untuk mendidiknya dengan cinta yang hamba tanamkan untuk mencintai-Mu dan Rasulullah, aamiin"

sungguh mulia...

terngiang ketika ia menelpon, lantas ketika diangkat kita berkata, "ma udah dulu ya, lg ada agenda ma..penting banget soalnya, Assalamu'alaikum"...

antara bahagia dan duka yang seorang ibu rasakan
"anakku menjadi bagian orang yang aktif di kampusnya, subhanallah"
atau
"ya Allah, perkenankan ia tetap dalam naungan cinta-Mu agar tetap mengingatku sebagai ibu yang sedang merindukannya"

Allah.
tidak ada bintang yang segemerlap cahaya cinta seorang ibu
mencintainya karena-Mu ya Rabb

perkenan hamba untuk menjadi bekalnya untuk meraih surga-Mu kelak
menjadi yang sholih dan sholiha
aamiin

uhibbuki fillah ummi :)

2 comments:

  1. Muara kasih dan sayang
    hehee... sangat menggugah, keren..


    jangan lupa blogwalking digubug saya
    http://lekyozz.blogspot.com/

    ReplyDelete

yuk comment